Dear Friends

Posted on December 20, 2010

0


Saya cuma mau bilang, betapa waktu berjalan begitu cepat sehingga saya sendiri nggak pernah sadar kita sudah ada di sini, berdiri sendiri-sendiri dan benar-benar menjadi manusia yang mandiri. Satu per satu dari kita menginjakkan kaki ke kehidupan yang memiliki tanggungjawab yang lebih besar dan tidak mudah, tidak ada yang bisa berbalik, waktu hanya berjalan ke depan. Saya merasa satu-satunya yang masih ada di tempat yang sama, berjuang untuk mengejar kalian yang semakin jauh berjalan meninggalkan ingatan saat kita masih ada di tempat yang sama. Tapi saya tidak sedih, saya malah merasa senang pernah mengenal kalian satu per satu.

Ijinkan saya untuk sedikit melankolis, karena saya manusia yang tidak bisa meminta untuk bahagia setiap saat. Beberapa tahun yang akan datang, ketika kita semua sudah sama-sama menjadi manusia yang memiliki kebanggaan, mari kita bertemu lagi untuk mengingat tingkah lucu dan tak terduga yang pernah kita lakukan bersama. Tawa yang muncul saat kita bersama-sama mengingat kejadian-kejadian itu adalah pil kebahagiaan yang saya butuhkan kelak.

Dear friends, apabila saya bisa membekukan waktu, saya memilih untuk tidak melakukannya. Saya tahu itu yang terbaik, karena dengan waktu yang terus berjalan saya akan punya kisah lain untuk kubagi dengan kalian. Manusia dan waktu harus berjalan beriringan, jangan sampai waktu meninggalkan manusia, jangan sampai waktu dan manusia berkejar-kejaran. Oleh karena itu, saya selalu berdoa agar saya bisa dengan baik berjalan beriringan dengan waktu.

Sampai saat saya dan waktu akhirnya bisa seiringan, saya ingin bertemu kalian lagi. Mengikat masa lalu dan membawanya saat kita berjumpa.

Doaku untuk semua teman-temanku, harapanku untuk para sahabatku, impianku kepada semua yang kukenal, semoga kita bisa adu kebanggaan, satu, dua, tiga atau lima tahun lagi.

Advertisements