Violence Freak

Posted on September 29, 2010

8


Beberapa hari yang lalu, saat sedang duduk santai di kantor, seorang teman menonton tivi dan dengan antusiasnya menyaksikan tayangan di ANTV. Itu lho, tayangan (yang katanya) reality show memperebutkan rumah senilai 1 milyar rupiah (kalau nggak salah). Menurut Wikipedia, Penghuni Terakhir (sering disingkat Petir) adalah sebuah program acara realitas yang ditayangkan ANTV dan diproduksi oleh Triwarsana. Setelah berhenti berproduksi sejak tahun 2006, akhirnya Penghuni Terakhir kembali dengan musim kelimanya di tahun 2010. Tidak ada yang salah dengan permainan memperebutkan hadiah rumah mewah, yang bermasalah adalah bagaimana acara tersebut dikemas.

Nah, cowok inilah yang jadi promotor di balik berbagai acara dari Triwarsana yang kadang-kadang bikin saya geleng-geleng. Saya bilang kadang-kadang karena sebelumnya dia cukup mahir memproduksi acara kuis kayak Siapa Berani?, Berpacu Dalam Melodi, dan beberapa acara lain yang menghibur seperti Asal, Mimpi Kali Yee, serta acara yang membantu umat manusia seperti Nikah Gratis, Tolong dan Bedah Rumah. Apalah arti sebuah kesuksesan, Pak Helmi, kalau itu diraih dengan cara yang tidak benar.

Lain Petir, lain pula Masihkah Kau Mencintaiku yang tayang di RCTI. Program ini masih ada nggak sih? Kalo udah nggak tayang ya syukur alhamdulillah, kalo masih tayang ya udahlah ya gak usah ditonton. Permasalahan keluarga bukan hal yang pantas untuk dieksploitasi hingga disiarkan secara nasional. Masih ditambah bumbu kekerasan fisik dan verbal pula.

Saya pikir, mending membereskan kekerasan-kekerasan yang masih dengan leluasa tayang di TV ini daripada masalah selangkangan yang beredar di internet. Televisi adalah media yang dengan sangat mudah diakses oleh anak-anak di bawah umur, jadi ketika tayangan yang mengandung unsur pornografi dilarang maka sudah sewajarnya tayangan penuh aksi kekerasan fisik atau verbal juga tidak diperbolehkan. Baik itu sinetron, film lepas, reality show, acara lawak dan lain sebagainya. Poin saya disini: kalo mau ngatur, jangan setengah-setengah! Kalo setengah-setengah, mending nggak usah diatur sekalian!

HIDUP INDONESA!! HIDUP KPID!!!
*lebay*

Advertisements