kepala saya penuh dengan hal-hal yang tinggi. Seperti mendapatkan sebuah durian runtuh yang jatuh dari bintang di langit. Sangat tinggi bukan? Dan bukan hanya itu saja, pikiran saya terbang tinggi dengan khayalan saya: mengenai apa yang akan terjadi di masa depan tentang kehidupan saya.
Saya akan menjadi orang yang terkenal, diperhatikan, sepertinya saya tidak bisa berhenti berpikir kalau suatu saat nanti saya akan muncul di tivi, atau minimal nama saya yang akan ada disana. Kamu pernah merasakan hal tersebut? Jujur, ini menyiksa saya. Segala macam hal mengenai imajinasi terlalu tinggi juga membuat saya buta arah. Terkadang saya mau ke kiri, keseringan saya malah berbalik arah untuk kemudian mengambil jalan kanan.
Benar kata teman saya, kalau saya ini cowok latah. Tidak memiliki pendirian, atau apalah itu. Saya tidak menolak dikatakan seperti itu, karena memang saya selalu mengikuti apa yang pikiran saya ikuti. Dan kebanyakan adalah pengaruh teman dan itu bisa jadi sangat gawat. Dan ketika saya menjalani satu hal, kemudian ada hal lain yang menarik perhatian saya, maka dengan cepat saya akan banting stir.
Tapi, seiring dengan berjalannya usia dan saya semakin yakin dengan apa yang saya lakukan, saya merasa kalau menjadi latah itu tidaklah selamanya bagus. Saya harus menentukan satu jalan untuk diri saya sendiri, dan saya sudah berlatih untuk hal itu.
Saya bekerja, maka saya akan menjalaninya dengan loyal. Saya mencoba berdedikasi dan lebih dan menjadi apa yang saya tuju sebelum dan sesudahnya. Doakan saya semoga berhasil!!